Langsung ke konten utama

Postingan

How To Make A Certificate

Hello, guys. So this time, i want to share my routine in my organitation iam part of department communication and information. The fact is i always be a part of relations, publication, and documentation in every event on my BEMP P. IPS. You should know my important job is editing and design like pamflet, banner, certificate, and etc. I want to share with you how to make certificate. First thing to do is, you should search a background template on google. If you want to make it easy, The keyword is “Certificate design” and you would find this. Don’t ever use a design with a watermark, because that included a pirated. I usually search on freepik.com , because it’s free with credits to the owners. I will use a photoshop app CS3, certificate usually make in size international paper A4. Then make it to landscape with image > rotate canvas > 90 derajat Add a photo with background design you want to use. Then write a component, like a tittle “certifica...

Sejarah Desa Gabugan

Sejarah Terbentuknya Desa Gabugan A.   Penamaan Desa Gabugan Desa Wisata Gabugan (DEWIGA) adalah Desa Wisata dengan konsep Pedesaan yang terletak di Y ogyakarta tepatnya kecamatan Turi , kabupaten Sleman yang bernua n sakan kehidupan masyarakat daerah yang masih kental dengan tradisi adat Jawa. Dewiga memberikan suasana pedesaan yang asri, nyaman , dan sejuk. Dewiga terletak di antara objek wisata Borobudur dan Prambanan, dengan hanya berjarak 17 km dari pusat kota Yogyakarta ke arah utara yaitu Gunung Merapi atau arah Agro Wisata Turi dengan jarak tempuh sektar 40 menit dari arah pusat kota. A kses menuju Desa Wisata Gabugan ini tergolong bagus, sepanjang 17 km itu dalam 40 menit di perjalanan tidak akan terasa karena dengan pemandangan yang bagus khas Yogyakarta sepanjang rute. [1] Desa yang dinamakan Gabugan ini mempunyai sejarah yang berawal dari tahun 1700-an. Menurut pak Suyanto selaku narasumber kami yang sudah lama menetap di Desa Gabugan, Nyi Ageng Reksoyu...

Peristiwa Semanggi 1998 dalam Pandangan KontraS

Sebelumnya kita membahas apa itu KontraS? terlebih dahulu. Kontras lahir pada 20 Maret 1998 merupakan gugus tugas yang dibentuk oleh sejumlah organisasi   civil society   dan tokoh masyarakat. Dalam beberapa pertemuan dengan masyarakat korban, tercetuslah ide untuk membentuk sebuah lembaga yang khusus menangani kasus-kasus orang hilang sebagai respon praktik kekerasan yang terus terjadi dan menelan banyak korban. Pada saat itu seorang ibu yang bernama Ibu Tuti Koto (Ibunda dari korban penghilangan paksa, Yani Afri) mengusulkan dibentuknya badan khusus yang merespon bentuk-bentuk Pelanggaran HAM, khususnya penculikan dan penghilangan paksa di Indonesia. Disepakatilah sebuah nama komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan dengan nama KontraS. Dalam perjalanannya KontraS tidak hanya menangani masalah penculikan dan penghilangan orang secara paksa tapi juga diminta oleh masyarakat korban untuk menangani berbagai bentuk kekerasan yang terjadi baik secara vertikal di Aceh...